Silakan Dijajal

:. Yamaha Vega 1998 (Jakarta)
2009-09-29 22:22:52

3013hal02_mofest1.jpgAkhirnya, Custom World (CW) sukses memboyong gelar The Best Region II di Yamaha Mofest Modification Contest 2 lalu, yang digelar di lapangan Tegallega, Bandung. Meski tinggal belulang, namun laik jalan dan lolos uji jalan.3014hal02_mofest2.jpg

Bahkan tim CW kasih tantangan. Stunt rider pun silakan mencoba Vega yang dimodifikasi tema Moto-Transformers ini. Maksudnya, garapan CW sangat siap untuk dijajal ekstrem. Dahsyat, padahal Vega ala Transformers sepintas cuma ditopang komponen-komponen variasi yang sekilas ringkih. Begitu kesan awal kalau lihatnya sambil mata jelalatan ke awewe Bandung yang geulis.


“Silakan dijajal stopie juga enggak masalah. Saya sudah perhitungkan kemampuannya,”bilang Johny Lipurnomo, pemilik CW yang beralamat di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

3016hal02_mofest4.jpgTuh dengar doi yakin dengan kekuatan kaki-kaki Vega yang ditopang dengan komponen variasi. Tapi, suku cadang variasi sudah berubah fungsi. Footstep untuk MX 135 dijadikan lengan ayun, palang tengah rangka dan penyangga suspensi tunggal depan.

Kuatnya footstep underbone jadi lengan ayun dan penopang suspensi. Ketebalannya nggak lebih dari 8 mm dan material dari aluminium alloy. Namun Vega siap dijajal minimal stopie. Berarti tekanan ke bagian kaki-kaki jauh lebih besar dibanding uji jalan biasa. “Itu kalau lihat sepintas. Saya sudah tambah ketebalannya supaya kuat,” ungkap Johny.
3017hal02_mofest5.jpg
Oh gitu, bagian lengan ayun dan penyangga sok depan dari footsteep sudah diperkuat. MOTOR Plus sih sudah tahu sebelum dengar omongan Johny. Pelat ketebalan 8 mm menambah ketebalan footsteep. Ada bagian yang dilas langsung ke mantan pijakan Jupiter MX 135LC itu, sisanya dibaut.

Supaya enggak kelihatan ditambah ketebalannya, bentuk pelat mengikuti dimensi footsteep asli MX. “Di final Mofest silakan coba. Pasti bikin kaget yang jajalnya.

Sip, kan,” tutup Johny. Selamat deh kalau gitu!

SEMAKIN LENGKAP

3015hal02_mofest3.jpgCustom World (CW) lebih dulu dikenal di ajang road race. Dasarnya CW sebagai airbrusher untuk bebek kompetisi. Era 1990-an akhir sampai 2005 hampir semua tim-tim road race nasional merasakan sentuhan CW yang digawangi Koh Johny Lipurnomo ini.

Tapi, semenjak mengendurkan ide di ajang pasar senggol, Johny lebih fokus jadi builder bolt-on. Motor dimodifikasi dengan lebih banyak mengandalkan variasi. Puncaknya tahun ini dengan menggondol The Best Region II, Yamaha Mofest Modification Contest 2 yang berhak ke final di Semarang, pada Oktober 2009.

“Demi bikin Vega yang sekarang urusan toko terbengkalai tiga bulan lebih,” bilang Johny yang bertubuh bongsor itu.

Tapi, enggak sia-sia bos! Di bebek kompetisi sudah diakui dan di arena modifikasi sudah terbukti.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Swallow 100/70-17
Ban belakang : Swallow 120/17
Pelek : Yamaha RX-Z
Knalpot :Terminogni
Sok belakang : Kitaco
Setang : Kitaco
Custom World : 0815-1155-0015

Penulis/Foto : Niko/Endro MotorPlus-online.com

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s